Klarifikasi Kadis Kominfo Bojonegoro Terkait Tuduhan Anti Kritik dalam Sambutan di Acara Literasi Digital

  • Whatsapp

Klarifikasi Kadis Kominfo Bojonegoro Terkait Tuduhan Anti Kritik Dalam Sambutan Di Acara Literasi Digital 2BOJONEGORO | DN – Tuduhan anti kritik atas pernyataan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terkait sambutannya saat menghadiri kegiatan Literasi Digital di Gedung Maharani komplek Kantor Bakorwil Bojonegoro, Selasa (1/10/24) lalu membuat Kadin Kominfo Siswoyo merasa perlu meluruskan anggapan dalam pemberitaan tersebut.

Ditemui diruang kerjanya, Siswoyo menegaskan bahwa tuduhan atau anggapan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemkab Bojonegoro anti kritik itu adalah tidak tepat. Justru dalam sambutannya itu Siswoyo menyampaikan bahwa perlunya media hadir guna mengawal pembangunan di Bojonegoro, Jumat (04/10/24)

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Jika kami (Kominfo) tidak mendukung dan berdiri bersama semua media, saya tidak mungkin hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) di Bakorwil beberapa waktu yang lalu,” tegas Siswoyo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa memang saat memberi sambutan itu dia menyampaikan bahwa berita miring itu memang seringkali lebih disukai oleh pembaca dan media istilahnya Bad news is Good news, sedangkan berita terkait pembangunan tidak begitu diminati, tidak populer dan porsi pemberitaannya sangat minim dan itu bukan serta merta memiliki arti Kominfo anti kritik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *