Badan Anggaran DPR RI menyetujui alokasi belanja negara pada 2025 sebesar Rp3.621,31 triliun
JAKARTA | MDN – Badan Anggaran DPR RI pada Selasa (17/9) menyetujui peningkatan anggaran pada RAPBN 2025 untuk pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto. Meskipun ada peningkatan tersebut, defisit fiskal tetap dipertahankan pada 2,53 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), menurut Ketua Badan Anggaran Said Abdullah.Belanja yang disetujui itu mencapai Rp3.621,31 triliun untuk 2025 sekitar 6 persen lebih tinggi dari estimasi belanja 2024 sebesar Rp3.412,2 triliun.
Peningkatan anggaran ini dibuat untuk mengakomodasi pembiayaan program-program utama pemerintahan Prabowo, termasuk kebijakan makan siang gratis untuk para siswa, yang diperkirakan akan memerlukan biaya sebesar Rp71 triliun tahun depan. Prabowo memandang peningkatan belanja ini sebagai langkah penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.








