SAMPANG | DN – Demontrasi yang dilakukan oleh PERISAI dengan ribuan massa diklaim bentuk dukungan kepada PJ bupati Sampang Rudi Arifianto, Selasa 21 Mei 2024. Sementara diketahui pada Selasa 16 Mei 2024 sebelumnya persatuan BPD dan aliansi masyarakat pembela demokrasi juga melakukan aksi demo ke kantor Pemkab Sampang Jawa timur tersebut merupakan aksi demo kontra atas kebijakan PJ bupati Rudy Arifiyanto yang diduga atas kepentingan kelompok tertentu melakukan evaluasi PJ Kades tanpa transparansi dan asal copot.
Pro dan kontra yeng menjadi penyebab aksi demo kepemimpinan PJ Bupati Sampang Rudi Arifianto mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan bahkan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) DPD BIN Jawatimur M.Arifin
Dalam kacamata Penafsirannya Arifin berpendapat fenomena pro kontra demo mendukung dan menentang sebagai bentuk demokrasi, meski sangat riskan memicu intensitas konflik sosial di masyarakat. Bahkan konflik fisik bisa saja terjadi mengingat kabupaten Sampang dalam tahun politik menyongsong pilkada 2024.








