(DN) – Kementerian Luar Negeri China pada Senin (25/12) mengonfirmasi empat pekerja China tewas dalam kebakaran di sebuah tungku peleburan (smelter) nikel milik Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi.
Secara keseluruhan, 13 pekerja tewas dan 46 cedera pada kebakaran pada Minggu, kata pemilik kawasan industri tempat smelter itu berada.
Ledakan itu terjadi ketika para pekerja memperbaiki tungku dan memasang pelat pada pukul 05.30 WITA pada Minggu (24/12), menewaskan sembilan pekerja Indonesia dan lima pekerja China, kata Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dalam sebuah pernyataan. Api padam pada pukul 09.10 waktu setempat, tambahnya.







